Imdb Rating: 6.6/10.
Sutradara: Carlos Saldanha
Produser: Bruce Anderson, John C. Donkin
Skenario: Don Rhymer, Carlos Kotkin, Jenny Bicks, Yoni Brenner
Dibintangi oleh: Jesse Eisenberg, Anne Hathaway, Leslie Mann, Bruno Mars, Jemaine Clement, George Lopez, Jamie Foxx
Bahasa: Inggris, Portugis
Durasi: 101 menit
Biaya Produksi: 103 juta dolar
Genre: Animation, Adventure, Comedy
Subtitle Indonesia: BluRay
Rio 2 adalah film animasi petualangan komedi Amerika tahun 2014 yang diproduksi oleh Blue Sky Studio dan disutradarai oleh Carlos Saldanha. Film ini merupakan sekuel dari film animasi yang berjudul Rio tahun 2011.
Sinopsis Rio 2 (2014):
Blu dan Jewel menikmati hidupnya di Rio bersama anak-anak mereka, yang tertua bernama Carla yang menyukai lagu, Bia yang suka membaca buku, dan Tiago yang paling mudah dan bandel (nakal). Sementara itu, mantan pemilik Blu, Linda Gunderson dan suaminya, Tulio, sedang berada dalam sebuah ekspedisi di Hutan Amazon yang akhirnya menemukan Makaw Spix Biru yang terbang melesat dan menjatuhkan sehelai bulunya. Kabar ini kemudian tersiar melalui televisi. Pada saat bersamaan Jewel dan keluarganya menonton televisi. Jewel yakin bahwa mereka sekeluarga harus pergi ke Amazon untuk membantu Linda dan Tulio untuk menemukan sekelompok Makaw Biru itu. Sementara anak-anak gembira, Blu ragu-ragu, namun akhirnya ia dipaksa Jewel untuk ikut. Rafael, Nico dan Pedro memutuskan untuk ikut. Luiz berusaha untuk ikut mereka, tapi gagal. Blu membawa tas pinggangnya yang berisi dengan persediaannya, salah satunya adalah GPS. Jewel tidak senang dengan benda itu.
Sementara itu, pemimpin kelompok pembalakan liar bernama Big Boss, menemukan Linda dan Tulio yang sedang dalam ekspedisi menemukan Makaw dan memerintahkan anak buahnya untuk memburu mereka untuk menghindari agar pekerjaan penebangan pohon mereka tidak terganggu. Begitu juga musuh lama Blu dan Jewel, Nigel si Kakatua yang selamat dari kecelakaan pesawat di film pertama, tapi sekarang dia tidak bisa terbang dan bekerja sebagai peramal. Ketika Nigel melihat Blu dan keluarganya terbang di atas dia, Nigel memutuskan untuk mengejar mereka, untuk membalas dendam. Nigel mengajak temannya untuk membantu rencananya, yaitu Trenggiling yang bisu bernama Charlie dan Katak beracun bernama Gabi, yang mencintai Nigel. Blu dan keluarganya menggunakan perahu untuk sampai hutan. Di perahu, saat semua tertidur, Nigel menjalankan rencana balas dendamnya dengan cara meneteskan racun Gabi pada mulut Blu. Tapi rencana itu tidak sengaja digagalkan oleh Charlie. Ketika mereka tiba di tempat tujuan, mereka tidak menemukan apa-apa. Tapi, mereka akhirnya dibawa oleh kawanan Makaw yang sedang menyamar menggunakan lumpur. Di sana, mereka bertemu dengan Ayah Jewel yang sudah lama menghilang, Eduardo, Bibinya: Mimi, dan teman masa kecil Jewel, Roberto. Eduardo tampaknya tidak terkesan dengan kebiasaan dan perilaku Blu, yang seakan-akan dia seperti manusia.
Sementara mencari Makaw, Linda dan Tulio akhirnya terjebak oleh penebang pohon. Sementara itu, Blu melakukan yang terbaik untuk menyesuaikan diri dengan kawanan Makaw itu, seperti keluarga dan teman-teman lain lakukan, melawan manusia dan semua hal yang berbau manusia. Blu gagal dalam melakukan cara-cara bertahan di hutan yang diajarkan oleh Eduardo. Di sisi lain, Nigel yang berencana membunuh Blu, tanpa sengaja ikut dalam sebuah audisi untuk Karnaval yang diadakan oleh Rafael, Nico, Pedro dan Carla, tapi saat audisi Nigel menyamar dengan nama Bob. Ketika Blu sedang mencari kacang Brasil untuk Jewel, ia tanpa sengaja berada di wilayah musuh, di wilayah Makaw Merah, yang dipimpin oleh Felipe. Atas perbuatan Blu itu, secara tidak langsung telah menyebabkan perang antara dua suku, Makaw Biru dengan Makaw Merah. Ternyata perang yang dimaksud adalah melakukan pertandingan bola. Blu yang saat itu semangat karena ditunjuk untuk bermain, akhirnya mengecewakan mereka. Blu berhasil menyetak gol, tapi ke gawangnya sendiri. Dimana itu membuat kekalahan dipihak Makaw Biru. Blu merasa hancur hatinya, usaha untuk menjadi salah satu dari mereka berakhir dengan sia-sia. Akhirnya Blu mencoba mencari Linda.
Blu mengunjungi tenda Linda dan Tulio, dimana ia menemukan Radio CB yang rusak. Blu tertangkap basah oleh Roberto, dan menduhnya sebagai pengkhianat. Meskipun demikian, Blu berhasil menyelamatkan Roberto dari traktor yang hampir menabrak mereka, dan Blu menyuruh Roberto untuk kembali ke rumah dan memberitahu pada semuanya, sementara Blu mencari Linda dan Tulio. Linda dan Tulio akhirnya diselamatkan oleh Blu. Setelah menyelamatkan Linda dan Tulio, Blu kembali ke rumah dan membujuk semua Makaw Biru untuk memperjuangkan rumah mereka. Blu akhirnya memimpin serangan terhadap para penebang hutan, tidak lama kemudian Makaw Merah ikut menyerang. Para penebang kalah, sementara di sisi lain, Big Boss berusaha untuk meledakkan pohon dengan dinamit, tapi usaha itu digagalkan oleh Blu. Blu berusaha mengambil dinamit itu dan membawanya ke langit. Saat Blu membawa dinamit itu, ternyata Nigel menggantung di dinamit itu. Dinamit itu meledak di langit, dimana ledakan itu menjatuhkan Nigel dan Blu dan mereka berdua terperangkap diakar tanaman rambat. Nigel berusaha untuk memukul Blu, di sisi lain, Gabi memerintahkan Charlie untuk menembakkan duri Landak yang ujungnya terdapat racun dari tubuh Gabi. Saat Charlie menembakkan duri itu, duri itu tertancap di tubuh Nigel. Nigel merasa dirinya akan mati, dan Gabi pun menangis atas perbuatannya. Lalu Bia menjelaskan bahwa racun itu tidak berbahaya. Sehingga Nigel tidak jadi mati. Di sisi lain, Big Boss yang berusaha lari, akhirnya ditelan oleh seekor ular.
Akhirnya kawanan burung Makaw dan hewan yang ada di hutan Amazon berada dalam perlindungan Linda dan Tulio. Blu dan Jewel memutuskan untuk tinggal di Amazon bersama anak-anak dan teman-teman mereka, meskipun masih tetap menyetujui untuk mengunjungi Rio di musim panas. Sementara itu, Nigel dan Gabi dibawa kembali ke Rio oleh Tulio. Luiz akhirnya tiba di Amazon setelah diantar oleh Kipo, sedangkan Charlie akhirnya bergabung di pesta burung.
* Mohon untuk tidak copy-paste artikel ini
Rio 2 (2014)
Full View
Labels:
Adventure
,
All
,
Animation
,
Comedy
Imdb Rating: 6.6/10.
Sutradara: Carlos Saldanha
Produser: Bruce Anderson, John C. Donkin
Skenario: Don Rhymer, Carlos Kotkin, Jenny Bicks, Yoni Brenner
Dibintangi oleh: Jesse Eisenberg, Anne Hathaway, Leslie Mann, Bruno Mars, Jemaine Clement, George Lopez, Jamie Foxx
Bahasa: Inggris, Portugis
Durasi: 101 menit
Biaya Produksi: 103 juta dolar
Genre: Animation, Adventure, Comedy
Subtitle Indonesia: BluRay
Rio 2 adalah film animasi petualangan komedi Amerika tahun 2014 yang diproduksi oleh Blue Sky Studio dan disutradarai oleh Carlos Saldanha. Film ini merupakan sekuel dari film animasi yang berjudul Rio tahun 2011.
Sinopsis Rio 2 (2014):
Blu dan Jewel menikmati hidupnya di Rio bersama anak-anak mereka, yang tertua bernama Carla yang menyukai lagu, Bia yang suka membaca buku, dan Tiago yang paling mudah dan bandel (nakal). Sementara itu, mantan pemilik Blu, Linda Gunderson dan suaminya, Tulio, sedang berada dalam sebuah ekspedisi di Hutan Amazon yang akhirnya menemukan Makaw Spix Biru yang terbang melesat dan menjatuhkan sehelai bulunya. Kabar ini kemudian tersiar melalui televisi. Pada saat bersamaan Jewel dan keluarganya menonton televisi. Jewel yakin bahwa mereka sekeluarga harus pergi ke Amazon untuk membantu Linda dan Tulio untuk menemukan sekelompok Makaw Biru itu. Sementara anak-anak gembira, Blu ragu-ragu, namun akhirnya ia dipaksa Jewel untuk ikut. Rafael, Nico dan Pedro memutuskan untuk ikut. Luiz berusaha untuk ikut mereka, tapi gagal. Blu membawa tas pinggangnya yang berisi dengan persediaannya, salah satunya adalah GPS. Jewel tidak senang dengan benda itu.
Sementara itu, pemimpin kelompok pembalakan liar bernama Big Boss, menemukan Linda dan Tulio yang sedang dalam ekspedisi menemukan Makaw dan memerintahkan anak buahnya untuk memburu mereka untuk menghindari agar pekerjaan penebangan pohon mereka tidak terganggu. Begitu juga musuh lama Blu dan Jewel, Nigel si Kakatua yang selamat dari kecelakaan pesawat di film pertama, tapi sekarang dia tidak bisa terbang dan bekerja sebagai peramal. Ketika Nigel melihat Blu dan keluarganya terbang di atas dia, Nigel memutuskan untuk mengejar mereka, untuk membalas dendam. Nigel mengajak temannya untuk membantu rencananya, yaitu Trenggiling yang bisu bernama Charlie dan Katak beracun bernama Gabi, yang mencintai Nigel. Blu dan keluarganya menggunakan perahu untuk sampai hutan. Di perahu, saat semua tertidur, Nigel menjalankan rencana balas dendamnya dengan cara meneteskan racun Gabi pada mulut Blu. Tapi rencana itu tidak sengaja digagalkan oleh Charlie. Ketika mereka tiba di tempat tujuan, mereka tidak menemukan apa-apa. Tapi, mereka akhirnya dibawa oleh kawanan Makaw yang sedang menyamar menggunakan lumpur. Di sana, mereka bertemu dengan Ayah Jewel yang sudah lama menghilang, Eduardo, Bibinya: Mimi, dan teman masa kecil Jewel, Roberto. Eduardo tampaknya tidak terkesan dengan kebiasaan dan perilaku Blu, yang seakan-akan dia seperti manusia.
Sementara mencari Makaw, Linda dan Tulio akhirnya terjebak oleh penebang pohon. Sementara itu, Blu melakukan yang terbaik untuk menyesuaikan diri dengan kawanan Makaw itu, seperti keluarga dan teman-teman lain lakukan, melawan manusia dan semua hal yang berbau manusia. Blu gagal dalam melakukan cara-cara bertahan di hutan yang diajarkan oleh Eduardo. Di sisi lain, Nigel yang berencana membunuh Blu, tanpa sengaja ikut dalam sebuah audisi untuk Karnaval yang diadakan oleh Rafael, Nico, Pedro dan Carla, tapi saat audisi Nigel menyamar dengan nama Bob. Ketika Blu sedang mencari kacang Brasil untuk Jewel, ia tanpa sengaja berada di wilayah musuh, di wilayah Makaw Merah, yang dipimpin oleh Felipe. Atas perbuatan Blu itu, secara tidak langsung telah menyebabkan perang antara dua suku, Makaw Biru dengan Makaw Merah. Ternyata perang yang dimaksud adalah melakukan pertandingan bola. Blu yang saat itu semangat karena ditunjuk untuk bermain, akhirnya mengecewakan mereka. Blu berhasil menyetak gol, tapi ke gawangnya sendiri. Dimana itu membuat kekalahan dipihak Makaw Biru. Blu merasa hancur hatinya, usaha untuk menjadi salah satu dari mereka berakhir dengan sia-sia. Akhirnya Blu mencoba mencari Linda.
Blu mengunjungi tenda Linda dan Tulio, dimana ia menemukan Radio CB yang rusak. Blu tertangkap basah oleh Roberto, dan menduhnya sebagai pengkhianat. Meskipun demikian, Blu berhasil menyelamatkan Roberto dari traktor yang hampir menabrak mereka, dan Blu menyuruh Roberto untuk kembali ke rumah dan memberitahu pada semuanya, sementara Blu mencari Linda dan Tulio. Linda dan Tulio akhirnya diselamatkan oleh Blu. Setelah menyelamatkan Linda dan Tulio, Blu kembali ke rumah dan membujuk semua Makaw Biru untuk memperjuangkan rumah mereka. Blu akhirnya memimpin serangan terhadap para penebang hutan, tidak lama kemudian Makaw Merah ikut menyerang. Para penebang kalah, sementara di sisi lain, Big Boss berusaha untuk meledakkan pohon dengan dinamit, tapi usaha itu digagalkan oleh Blu. Blu berusaha mengambil dinamit itu dan membawanya ke langit. Saat Blu membawa dinamit itu, ternyata Nigel menggantung di dinamit itu. Dinamit itu meledak di langit, dimana ledakan itu menjatuhkan Nigel dan Blu dan mereka berdua terperangkap diakar tanaman rambat. Nigel berusaha untuk memukul Blu, di sisi lain, Gabi memerintahkan Charlie untuk menembakkan duri Landak yang ujungnya terdapat racun dari tubuh Gabi. Saat Charlie menembakkan duri itu, duri itu tertancap di tubuh Nigel. Nigel merasa dirinya akan mati, dan Gabi pun menangis atas perbuatannya. Lalu Bia menjelaskan bahwa racun itu tidak berbahaya. Sehingga Nigel tidak jadi mati. Di sisi lain, Big Boss yang berusaha lari, akhirnya ditelan oleh seekor ular.
Akhirnya kawanan burung Makaw dan hewan yang ada di hutan Amazon berada dalam perlindungan Linda dan Tulio. Blu dan Jewel memutuskan untuk tinggal di Amazon bersama anak-anak dan teman-teman mereka, meskipun masih tetap menyetujui untuk mengunjungi Rio di musim panas. Sementara itu, Nigel dan Gabi dibawa kembali ke Rio oleh Tulio. Luiz akhirnya tiba di Amazon setelah diantar oleh Kipo, sedangkan Charlie akhirnya bergabung di pesta burung.
Imdb Rating: 6.7/10.
Sutradara: Noam Murro
Produser: Gianni Nunnari, Mark Canton, Zack Snyder, Deborah Snyder, Bernie Goldmann
Skenario: Zack Snyder, Kurt Johnstad
Berdasarkan: “Xerxes” (tidak diterbitkan) oleh Frank Miller
Dibintangi oleh: Sullivan Stapleton, Eva Green, Lena Headey, Hans Matheson, Rodrigo Santoro
Bahasa: Inggris
Durasi: 102 menit
Biaya Produksi: 110 juta dolar
Genre: Action, Drama, Fantasy
Subtitle Indonesia: BluRay
300: Rise of an Empire adalah film perang fantasy Amerika tahun 2014 yang disutradari oleh Noam Murro. Ini merupakan lanjutan dari film 300 tahun 2007. Film ini berdasarkan pada Pertempuran Salamis.
Para pemain termasuk Lena Headey, Rodrigo Santoro, David Wenham, Andrew Tiernan, Andrew Pleavin dan Peter Mensah mengulangi peran mereka di film pertama, bersama Sullivan Stapleton, Eva Green, Hans Matheson, Callan Mulvey, dan Jack O'Connell. Film ini dirilis dalam bentuk 3D dan IMAX 3D pada tanggal 7 Maret 2014.
Sinopsis 300: Rise Of An Empire (2014):
Ratu Gorgo dari Sparta menceritakan pada seluruh prajuritnya mengenai Pertempuran Marathon, dimana Raja Darius I dari Persia dibunuh oleh Jenderal Themistokles dari Athena. Putra Darius, Xerxes, menyaksikan kematian Ayahnya, dan Darius menyarankan pada Xerxes untuk tidak melanjutkan perang, untuk melupakan gagasan menguasai Yunani, karena “hanya dewa yang bisa mengalahkan Yunani”. Komandan angkatan laut Darius, Artemisia, mengatakan pada Xerxes bahwa perkataan terakhir Darius mengenai “hanya dewa yang bisa mengalahkan Yunani”, bukanlah sebuah larangan, melainkan tantangan. Bisikan Artemisia itu, membuat Xerxes menyerahkan seluruh tubuhnya pada sebuah kekuatan kegelapan. Xerxes muncul menjadi pribadi yang baru, dimurnikan, dan dilahirkan kembali menjadi sebagai Dewa Raja. Xerxes akhirnya mengumumkan pada rakyatnya untuk perang melawan Yunani.
Saat pasukan Xerxes menuju Thermopylae, Themistokles bertemu dengan para dewan Yunani, dan meyakinkan mereka untuk memberikan armada padanya dan menyerang Persia di laut. Themistokles kemudian mencari bantuan ke Sparta dan menemui Raja Leonidas. Tapi setelah Themistokles sampai di Sparta, Leonidas tidak ada ditempat, dia hanya bertemu dengan Ratu Gorgo dan mengatakan bahwa Leonidas sedang meminta nasihat pada Oracle, dan Gorgo enggan untuk berpihak pada Athena. Setelah itu, Themistokles kembali ke Athena, bertemu kembali dengan teman lamanya, Scyllas, yang berhasil menyusup ke dalam pasukan Persia dan mengetahui bahwa Artemisia adalah orang Yunani, tapi membelot ke Persia karena saat kecil, keluarganya diperkosa dan dibunuh oleh pasukan Hoplites Yunani dan Artemisia (waktu masih kecil) dijadikan budak seks oleh orang-orang Yunani, yang kemudian dibuang di jalanan yang dibiarkan sampai mati. Kemudian ia diselamatkan dan diadopsi oleh seorang utusan Persia. Keinginannya untuk membalas dendam, mendapat perhatian dari Raja Darius, yang kemudian ia diangkat menjadi komandan angkatan laut Persia setelah membunuh banyak musuh-musuhnya. Keahlian pedangnya sangat luar biasa sehingga tidak ada yang menandinginya.
Themistokles memimpin anak buahnya, ke Laut Aegea. Mereka menghantam, menabrakkan kapalnya ke kapal-kapal Persia. Keesokan harinya, orang-orang Yunani berpura-pura mundur dan memancing kapal-kapal Peris masuk ke dalam celah batu karang, dimana mereka menjadi terjebak. Prajurit Yunani langsung menyerang mereka. Terkesan terhadap strategi Themistokles, Artemisia mengundangnya datang ke kapalnya. Di dalam kapal Artemisia, Artemisia membujuk Themistokles untuk bergabung dengannya dengan cara melakukan hubungan seks sebagai rayuannya. Dia merayu agar Themistokles mau bergabung dan menjadi komandan kedua yang memerintah di sisi Artemisia. Tapi Themistokles menolaknya. Penolakan Themistokles membuat Artemisia semakin geram, marah.
Keesokannya Persia menumpahkan aspal ke dalam laut untuk membakar kapal-kapal Yunani. Dalam serangan itu, Artemisia mengerahkan beberapa pasukan yang membawa aspal dipunggungnya ke kapal Yunani. Setelah beberapa prajurit Artemisia berhasil naik ke kapal Yunani, Artemisia memanah dari jauh ke kantong aspal yang dibawa dipunggung prajuritnya itu, yang menyebabkan ledakan. Seluruh pasukan Yunani terpental akibat ledakan itu, termasuk Themistokles. Dalam peperangan itu, Artemisia merasa yakin bahwa ia telah membunuh Themistokles.
Kemudian Themistokles mendapat kabar bahwa Leonidas dan 300 prajuritnya telah dikalahkan oleh Xerxes. Setelah mendapat kabar itu, Themistokles kembali ke Athena dan menghadapi Ephialtes, pengkhianat Sparta yang bungkuk yang pada saat itu juga membawa pedang milik Leonidas, mengatakan bahwa Xerxes berencana untuk menyerang Athena. Themistokles menyuruhnya kembali ke Xerxes untuk menyampaikan pesan bahwa Pasukan Yunani berkumpul di Salamis. Sebelum ke Salamis, Themistokles pergi ke Sparta untuk mengunjungi Gorgo yang sedang berkabung atas kematian Leonidas. Themistokles datang ke Sparta untuk meminta bantuan, tapi Gorgo menolaknya. Sebelum Themistokles pergi, ia menyerahkan pedang Leonidas pada Gorgo diambil dari Ephialtes, dan Themistokles mengatakan pada Gorgo untuk membalaskan dendam atas kematian Leonidas.
Di Athena, pasukan Xerxes berhasil menghancurkan Athena. Pada saat itu Ephialtes datang untuk menyampaikan pesan dari Themistokles. Setelah mengetahui Themistokles masih hidup, Artemisia pergi menyiapkan pasukannya untuk berperang, dan hal itu bertentangan dengan keinginan Xerxes. Kapal-kapal Yunani menabrakkan ke kapal Persia, dimulailah pertempuran ini. Inilah awal mula yang disebut sebagai Pertempuran Salamis. Themistokles bertarung dengan Artemisia.
Gorgo menceritakan kisah itu pada prajurit Sparta saat menuju ke Salamis untuk memberikan bantuan sebagai Yunani bersatu. Themistokles mendesak Artemisia untuk menyerah, tapi ia berusaha mengambil pedangnya dan mencoba untuk membunuh Themistokles, tapi Artemisia tertusuk terlebih dahulu oleh pedang Themistokles. Film ini berakhir saat Sparta dan Yunani mulai melakukan perlawanan terhadap Persia. (Filmnya seakan menggantung, seperti ada lanjutannya... :) )
* Mohon untuk tidak copy-paste artikel ini.
300: Rise Of An Empire (2014)
Full View
Labels:
Action
,
All
,
Blog
,
Drama
,
Fantasy
Imdb Rating: 6.7/10.
Sutradara: Noam Murro
Produser: Gianni Nunnari, Mark Canton, Zack Snyder, Deborah Snyder, Bernie Goldmann
Skenario: Zack Snyder, Kurt Johnstad
Berdasarkan: “Xerxes” (tidak diterbitkan) oleh Frank Miller
Dibintangi oleh: Sullivan Stapleton, Eva Green, Lena Headey, Hans Matheson, Rodrigo Santoro
Bahasa: Inggris
Durasi: 102 menit
Biaya Produksi: 110 juta dolar
Genre: Action, Drama, Fantasy
Subtitle Indonesia: BluRay
300: Rise of an Empire adalah film perang fantasy Amerika tahun 2014 yang disutradari oleh Noam Murro. Ini merupakan lanjutan dari film 300 tahun 2007. Film ini berdasarkan pada Pertempuran Salamis.
Para pemain termasuk Lena Headey, Rodrigo Santoro, David Wenham, Andrew Tiernan, Andrew Pleavin dan Peter Mensah mengulangi peran mereka di film pertama, bersama Sullivan Stapleton, Eva Green, Hans Matheson, Callan Mulvey, dan Jack O'Connell. Film ini dirilis dalam bentuk 3D dan IMAX 3D pada tanggal 7 Maret 2014.
Sinopsis 300: Rise Of An Empire (2014):
Ratu Gorgo dari Sparta menceritakan pada seluruh prajuritnya mengenai Pertempuran Marathon, dimana Raja Darius I dari Persia dibunuh oleh Jenderal Themistokles dari Athena. Putra Darius, Xerxes, menyaksikan kematian Ayahnya, dan Darius menyarankan pada Xerxes untuk tidak melanjutkan perang, untuk melupakan gagasan menguasai Yunani, karena “hanya dewa yang bisa mengalahkan Yunani”. Komandan angkatan laut Darius, Artemisia, mengatakan pada Xerxes bahwa perkataan terakhir Darius mengenai “hanya dewa yang bisa mengalahkan Yunani”, bukanlah sebuah larangan, melainkan tantangan. Bisikan Artemisia itu, membuat Xerxes menyerahkan seluruh tubuhnya pada sebuah kekuatan kegelapan. Xerxes muncul menjadi pribadi yang baru, dimurnikan, dan dilahirkan kembali menjadi sebagai Dewa Raja. Xerxes akhirnya mengumumkan pada rakyatnya untuk perang melawan Yunani.
Saat pasukan Xerxes menuju Thermopylae, Themistokles bertemu dengan para dewan Yunani, dan meyakinkan mereka untuk memberikan armada padanya dan menyerang Persia di laut. Themistokles kemudian mencari bantuan ke Sparta dan menemui Raja Leonidas. Tapi setelah Themistokles sampai di Sparta, Leonidas tidak ada ditempat, dia hanya bertemu dengan Ratu Gorgo dan mengatakan bahwa Leonidas sedang meminta nasihat pada Oracle, dan Gorgo enggan untuk berpihak pada Athena. Setelah itu, Themistokles kembali ke Athena, bertemu kembali dengan teman lamanya, Scyllas, yang berhasil menyusup ke dalam pasukan Persia dan mengetahui bahwa Artemisia adalah orang Yunani, tapi membelot ke Persia karena saat kecil, keluarganya diperkosa dan dibunuh oleh pasukan Hoplites Yunani dan Artemisia (waktu masih kecil) dijadikan budak seks oleh orang-orang Yunani, yang kemudian dibuang di jalanan yang dibiarkan sampai mati. Kemudian ia diselamatkan dan diadopsi oleh seorang utusan Persia. Keinginannya untuk membalas dendam, mendapat perhatian dari Raja Darius, yang kemudian ia diangkat menjadi komandan angkatan laut Persia setelah membunuh banyak musuh-musuhnya. Keahlian pedangnya sangat luar biasa sehingga tidak ada yang menandinginya.
Themistokles memimpin anak buahnya, ke Laut Aegea. Mereka menghantam, menabrakkan kapalnya ke kapal-kapal Persia. Keesokan harinya, orang-orang Yunani berpura-pura mundur dan memancing kapal-kapal Peris masuk ke dalam celah batu karang, dimana mereka menjadi terjebak. Prajurit Yunani langsung menyerang mereka. Terkesan terhadap strategi Themistokles, Artemisia mengundangnya datang ke kapalnya. Di dalam kapal Artemisia, Artemisia membujuk Themistokles untuk bergabung dengannya dengan cara melakukan hubungan seks sebagai rayuannya. Dia merayu agar Themistokles mau bergabung dan menjadi komandan kedua yang memerintah di sisi Artemisia. Tapi Themistokles menolaknya. Penolakan Themistokles membuat Artemisia semakin geram, marah.
Keesokannya Persia menumpahkan aspal ke dalam laut untuk membakar kapal-kapal Yunani. Dalam serangan itu, Artemisia mengerahkan beberapa pasukan yang membawa aspal dipunggungnya ke kapal Yunani. Setelah beberapa prajurit Artemisia berhasil naik ke kapal Yunani, Artemisia memanah dari jauh ke kantong aspal yang dibawa dipunggung prajuritnya itu, yang menyebabkan ledakan. Seluruh pasukan Yunani terpental akibat ledakan itu, termasuk Themistokles. Dalam peperangan itu, Artemisia merasa yakin bahwa ia telah membunuh Themistokles.
Kemudian Themistokles mendapat kabar bahwa Leonidas dan 300 prajuritnya telah dikalahkan oleh Xerxes. Setelah mendapat kabar itu, Themistokles kembali ke Athena dan menghadapi Ephialtes, pengkhianat Sparta yang bungkuk yang pada saat itu juga membawa pedang milik Leonidas, mengatakan bahwa Xerxes berencana untuk menyerang Athena. Themistokles menyuruhnya kembali ke Xerxes untuk menyampaikan pesan bahwa Pasukan Yunani berkumpul di Salamis. Sebelum ke Salamis, Themistokles pergi ke Sparta untuk mengunjungi Gorgo yang sedang berkabung atas kematian Leonidas. Themistokles datang ke Sparta untuk meminta bantuan, tapi Gorgo menolaknya. Sebelum Themistokles pergi, ia menyerahkan pedang Leonidas pada Gorgo diambil dari Ephialtes, dan Themistokles mengatakan pada Gorgo untuk membalaskan dendam atas kematian Leonidas.
Di Athena, pasukan Xerxes berhasil menghancurkan Athena. Pada saat itu Ephialtes datang untuk menyampaikan pesan dari Themistokles. Setelah mengetahui Themistokles masih hidup, Artemisia pergi menyiapkan pasukannya untuk berperang, dan hal itu bertentangan dengan keinginan Xerxes. Kapal-kapal Yunani menabrakkan ke kapal Persia, dimulailah pertempuran ini. Inilah awal mula yang disebut sebagai Pertempuran Salamis. Themistokles bertarung dengan Artemisia.
Gorgo menceritakan kisah itu pada prajurit Sparta saat menuju ke Salamis untuk memberikan bantuan sebagai Yunani bersatu. Themistokles mendesak Artemisia untuk menyerah, tapi ia berusaha mengambil pedangnya dan mencoba untuk membunuh Themistokles, tapi Artemisia tertusuk terlebih dahulu oleh pedang Themistokles. Film ini berakhir saat Sparta dan Yunani mulai melakukan perlawanan terhadap Persia. (Filmnya seakan menggantung, seperti ada lanjutannya... :) )
Kali ini saya akan bahas tentang software yang digunakan untuk membuat atau mengedit subtitle. Mungkin ada banyak software untuk membuat subtitle, tapi saat ini saya akan bahas tentang software yang bernama Subtitle Workshop 4 BETA. Software ini tidak perlu kita install, cukup mengekstraknya kemudian menggunakannya. Software ini sangat aman digunakan dan gratis, tanpa trial. Jika kalian mau, silahkan download softwarenya DI SINI.
Bagaimana cara membuat subtitle dari awal?
Ikuti langkah-langkah di bawah ini dan buka GAMBAR INI terlebih dahulu:
Panah 1: Untuk membuka page baru.
Panah 2: Untuk membuka video/ film yang ingin kita buat subtitlenya.
Panah 3: Tombol ini untuk menentukan timing awal dari suatu dialog.
Panah 4: Tombol ini untuk menentukan timing akhir dari suatu dialog. Tombol pada panah 3 dan 4 inilah yang akan sering dipakai.
Panah 5: Tombol ini untuk membuat baris baru, perhatikan gambar.
Panah 6: Tombol ini untuk start dan pause video. Tombol ini juga akan sering dipakai. Setiap kali kita ingin memberi timing awal dan akhir, kita harus pause videonya agar kita tidak kerepotan nantinya saat memberi timing.
Panah 7: Tempat untuk mengetik dialog.
Panah 8: Tombol untuk memundurkan video secara perlahan. Saat menggunakan tombol ini, sebaiknya video dalam keadaan di pause.
Panah 9: Tombol ini kebalikan dari tombol di panah 8, yaitu untuk memajukan video.
Setelah kita selesai membuat subtitlenya, jangan lupa untuk di save. Pilihan format untuk subtitle ada banyak, tapi biasanya subtitle dibuat dalam format SRT (SubRip), tapi terserah teman-teman saja. Bagaimana? Mudah, kan? Untuk membuat subtitle dan menggunakan software ini tidak perlu keahlian khusus. Tapi saya jarang pakai software ini saat menerjemahkan subtitle apalagi membuat timing subtitle. Tugas saya hanya menerjemahkan, saya selalu menggunakan subtitle English yang sudah ada. Jadi sama sekali saya tidak pernah membuat timing subtitle. Saya pakai software ini hanya untuk memasukkan subtitle yang sudah saya terjemahkan kemudian men-save-nya. Hal ini dilakukan agar subtitle tidak eror. Sekian penjelasannya. Salam movie... :)
* Mohon untuk tidak copy-paste artikel ini.
Cara Membuat Subtitle Menggunakan Workshop
Full View
Labels:
All
,
Artikel
,
Blog
Kali ini saya akan bahas tentang software yang digunakan untuk membuat atau mengedit subtitle. Mungkin ada banyak software untuk membuat subtitle, tapi saat ini saya akan bahas tentang software yang bernama Subtitle Workshop 4 BETA. Software ini tidak perlu kita install, cukup mengekstraknya kemudian menggunakannya. Software ini sangat aman digunakan dan gratis, tanpa trial. Jika kalian mau, silahkan download softwarenya DI SINI.
Bagaimana cara membuat subtitle dari awal?
Ikuti langkah-langkah di bawah ini dan buka GAMBAR INI terlebih dahulu:
Panah 1: Untuk membuka page baru.
Panah 2: Untuk membuka video/ film yang ingin kita buat subtitlenya.
Panah 3: Tombol ini untuk menentukan timing awal dari suatu dialog.
Panah 4: Tombol ini untuk menentukan timing akhir dari suatu dialog. Tombol pada panah 3 dan 4 inilah yang akan sering dipakai.
Panah 5: Tombol ini untuk membuat baris baru, perhatikan gambar.
Panah 6: Tombol ini untuk start dan pause video. Tombol ini juga akan sering dipakai. Setiap kali kita ingin memberi timing awal dan akhir, kita harus pause videonya agar kita tidak kerepotan nantinya saat memberi timing.
Panah 7: Tempat untuk mengetik dialog.
Panah 8: Tombol untuk memundurkan video secara perlahan. Saat menggunakan tombol ini, sebaiknya video dalam keadaan di pause.
Panah 9: Tombol ini kebalikan dari tombol di panah 8, yaitu untuk memajukan video.
Setelah kita selesai membuat subtitlenya, jangan lupa untuk di save. Pilihan format untuk subtitle ada banyak, tapi biasanya subtitle dibuat dalam format SRT (SubRip), tapi terserah teman-teman saja. Bagaimana? Mudah, kan? Untuk membuat subtitle dan menggunakan software ini tidak perlu keahlian khusus. Tapi saya jarang pakai software ini saat menerjemahkan subtitle apalagi membuat timing subtitle. Tugas saya hanya menerjemahkan, saya selalu menggunakan subtitle English yang sudah ada. Jadi sama sekali saya tidak pernah membuat timing subtitle. Saya pakai software ini hanya untuk memasukkan subtitle yang sudah saya terjemahkan kemudian men-save-nya. Hal ini dilakukan agar subtitle tidak eror. Sekian penjelasannya. Salam movie... :)
* Mohon untuk tidak copy-paste artikel ini.




